Upaya penguatan layanan kesehatan jiwa terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Konferensi Wilayah (Konwil) ke-4 Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Provinsi Bali, Sabtu (25/4).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran tenaga kesehatan jiwa, khususnya perawat, dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam forum tersebut, telah terpilih Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IPKJI Provinsi Bali untuk masa bakti selanjutnya. Selain itu, turut dibahas berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa di daerah.
Salah satu usulan yang mengemuka adalah perlunya formasi khusus perawat jiwa di seluruh puskesmas, sehingga setiap puskesmas diharapkan memiliki tenaga perawat jiwa yang kompeten. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat.
Selain itu, juga direncanakan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk deteksi dini depresi pada lansia sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan mental kelompok rentan. Peran IPKJI juga ditekankan untuk dilibatkan secara aktif dalam penyusunan Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) serta proses kredensialing perawat jiwa.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah semakin kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa bagi masyarakat.