Rabu
(28/1), Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng hadir dalam kegiatan Minilokakarya
Lintas Sektor Puskesmas Kubutambahan I dan Puskesmas Kubutambahan II, yang
bertempat di Desa Bila. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan
sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan
masyarakat.
Minilokakarya dihadiri oleh perwakilan dari Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), serta Bagian Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Puskesmas memaparkan hasil kinerja Tahun 2025 sekaligus menyosialisasikan rencana kegiatan rutin Tahun 2026, yang meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), CKG Sekolah, skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), skrining HPV DNA, serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Selain
itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai perbedaan fungsi ambulans dan mobil
jenazah. Kegiatan juga dimanfaatkan untuk mengadvokasi peran aktif Perbekel
dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait pentingnya pemeriksaan ibu
hamil pada trimester pertama (TM1) serta partisipasi dalam kegiatan skrining
kesehatan.
Koordinasi
lintas sektor turut dibahas, terutama sinergi antara petugas kesehatan, Satpol
PP, dan pemerintah desa melalui Satlinmas dalam pengamanan dan pendampingan
rujukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pada kesempatan tersebut, Perbekel
juga menyampaikan aspirasi terkait keterbatasan Dana Desa untuk pengadaan
ambulans desa serta insentif bagi kader.
Melalui
minilokakarya ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar
pemangku kepentingan, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat
berjalan lebih optimal, ramah, dan berkualitas.