Sabtu (1/2/2025), Kepala
Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng, Gede Artamawan, menjadi narasumber dalam kegiatan seminar yang
diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Seminar ini
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang Aspek Klinis dan
Pencegahan Demam Berdarah Dengue. Kegiatan ini berlangsung di lantai IV IGD
RSUD Kabupaten Buleleng dengan kerjasama antara RSUD dengan pihak UGM
Yogyakarta. Kabid P2P memberikan materi terkait Epidemiologi
dan Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Buleleng.
Dalam pemaparan materi, Gede Artamawan memaparkan data terkini mengenai kasus DBD di Kabupaten Buleleng. "Buleleng merupakan salah satu wilayah dengan kasus DBD yang cukup tinggi, terutama pada musim penghujan," jelasnya. Ia menjelaskan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan penularannya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti adanya tempat-tempat penampungan air yang tidak terjaga kebersihannya.
Kabid P2P menekankan pentingnya deteksi dini dan pemantauan kasus DBD di tingkat masyarakat dan fasilitas kesehatan untuk mengurangi tingkat kejadian penyakit ini. Dengan data yang tepat dan pemahaman yang mendalam, langkah-langkah pengendalian dapat dilakukan lebih efektif.
Seminar ini diikuti oleh Tim
dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Buleleng, Dinas Kesehatan Buleleng,
Puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lain di wilayah Buleleng sebanyak 70
peserta.