Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, membuka sekaligus menjadi narasumber dalam pertemuan bersama para pemilik dan pengelola apotek yang digelar di Lovina Haven Boutique Resort. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pemahaman terkait penggunaan antibiotik yang tepat dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, dr. Sucipto menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap meningkatnya kasus Resistensi Antibiotik yang saat ini menjadi isu serius di bidang kesehatan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan antibiotik yang tidak sesuai aturan, seperti dosis yang tidak tepat atau penggunaan tanpa indikasi medis, dapat menyebabkan obat tidak lagi efektif dalam mengatasi infeksi.
Lebih lanjut, dr. Sucipto mengingatkan seluruh pemilik dan pengelola apotek agar tidak menjual antibiotik tanpa resep dokter. Kepatuhan terhadap regulasi ini dinilai sebagai langkah krusial dalam mencegah penyalahgunaan antibiotik di masyarakat serta menjaga efektivitas obat dalam jangka panjang.
Pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi antara pemerintah dan pelaku usaha farmasi untuk memperkuat peran apotek dalam edukasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang bijak dan aman. Diharapkan, seluruh pengelola apotek dapat berperan aktif dalam mendukung pengendalian resistensi antibiotik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan obat secara rasional.