Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng melalui Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM)
bersama bidang pelayanan kesehatan (Yankes) dan jajaran Puskesmas melaksanakan
kegiatan skrining Tuberkulosis (TBC) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa
Banjar dan Desa Lokapaksa, Kamis (20/8).
Kegiatan ini merupakan
bagian dari upaya memperkuat deteksi dini penyakit TBC sekaligus meningkatkan
akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan. Sebanyak 200 orang mengikuti
skrining pada pelaksanaan kegiatan tersebut, dengan rincian 100 orang di Desa
Banjar dan 100 orang di Desa Lokapaksa.
Dalam kegiatan tersebut,
dokter dari Puskesmas Banjar I dan Puskesmas Seririt II turut memberikan
edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian TBC. Penyampaian
materi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gejala,
penularan, pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan dan pengobatan TBC secara
tuntas.
Selain pelaksanaan skrining
dan edukasi, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng juga melakukan penyusunan
dokumen administrasi serta laporan sebagai bagian dari tertib pelaksanaan
kegiatan.
Program tracing TBC yang
diintegrasikan dengan CKG akan terus dilanjutkan untuk memperluas jangkauan
deteksi dini di masyarakat. Kegiatan berikutnya dijadwalkan pada Jumat, 21
Agustus 2026, dengan lokasi di Desa Sudaji dan Desa Sawan.
Melalui kegiatan yang terintegrasi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan serta memperkuat upaya penemuan kasus TBC secara lebih dini. Dengan deteksi dan penanganan yang cepat, diharapkan rantai penularan TBC di masyarakat dapat ditekan.