Jumat (28/8), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit (P2P), Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM)
Program Tuberkulosis (TBC), melaksanakan Pertemuan Hybrid Sosialisasi dan Forum
Konsultasi Publik Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Kabupaten
Buleleng.
Kegiatan ini menjadi bagian
dari upaya memperkuat peran pemerintah desa, kelurahan, dan lintas sektor dalam
pencegahan serta penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Buleleng.
Pertemuan dibuka oleh Plt.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Selanjutnya, peserta mendapatkan
pemaparan mengenai Konsep Desa dan Kelurahan Siaga TBC yang disampaikan oleh
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.
Materi berikutnya membahas Peran
Desa dalam Penanggulangan TBC yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
(PMD PPKB) Kabupaten Buleleng. Sementara itu, materi mengenai Peran Pemerintah
Daerah dalam Penanggulangan TBC disampaikan oleh narasumber dari Bappeda
Kabupaten Buleleng.
Kegiatan dilanjutkan dengan
sesi diskusi dan forum konsultasi publik. Dalam diskusi tersebut disepakati
tindak lanjut berupa penyusunan dan penetapan Surat Keputusan (SK) Pembentukan
Desa dan Kelurahan Siaga TBC sebagai salah satu langkah konkret dalam
memperkuat komitmen dan keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan dalam
penanggulangan TBC.
Melalui pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC, diharapkan upaya penemuan kasus, pencegahan penularan, pendampingan pasien, serta edukasi masyarakat dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dengan melibatkan berbagai unsur di tingkat desa dan kelurahan. Pertemuan kemudian ditutup oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan partisipasi peserta secara luring dan daring.
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan gerakan bersama menuju masyarakat Buleleng yang lebih sehat serta mendukung percepatan eliminasi TBC.