(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinkes Buleleng Laksanakan Pendampingan KIE Keluarga ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng I

Admin dinkes | 06 Mei 2026 | 70 kali

Dalam upaya meningkatkan pemahaman keluarga terhadap penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (P2PTM dan Keswa) melaksanakan kegiatan pendampingan serta pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada keluarga ODGJ, Rabu (6/5).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama dokter spesialis kejiwaan (Sp.KJ) di wilayah kerja Puskesmas Buleleng I, tepatnya di Desa Kampung Kajanan dan Desa Sari Mekar. Pendampingan dilakukan secara langsung kepada keluarga pasien guna memberikan pemahaman mengenai pentingnya dukungan keluarga dalam proses pengobatan dan pemulihan ODGJ.

Dari hasil kegiatan ditemukan bahwa masih terdapat keluarga yang belum memahami pentingnya kepatuhan pengobatan bagi ODGJ. Kondisi ini menyebabkan masih terjadinya putus obat karena pasien dianggap telah sembuh ketika kondisi mulai membaik. Padahal, penghentian pengobatan tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat meningkatkan risiko kekambuhan pada pasien ODGJ.

Melalui kegiatan edukasi ini, keluarga diberikan pemahaman mengenai tanda dan gejala gangguan jiwa, pentingnya keteraturan pengobatan, serta cara mendampingi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa agar proses pemulihan dapat berjalan optimal.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kesiapan keluarga dalam menghadapi kondisi ODGJ. Keluarga mengaku merasa lebih percaya diri dan lebih siap dalam memberikan pendampingan serta dukungan kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa setelah mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan dan dokter spesialis kejiwaan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng berharap melalui kegiatan pendampingan dan edukasi yang berkelanjutan, stigma terhadap ODGJ dapat terus berkurang serta kualitas hidup pasien maupun keluarga dapat semakin meningkat. Sinergi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mendukung pemulihan ODGJ secara menyeluruh.