(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Peringati Hari Kartini 2026, Sinergi Organisasi Wanita Buleleng Gelar Aksi Bersih Pantai di Kubujati

Admin dinkes | 17 April 2026 | 29 kali

Semangat emansipasi terpancar nyata di pesisir utara Bali. Memperingati Hari Kartini tahun 2026, sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Buleleng bersinergi menggelar aksi bersih-bersih pantai yang dipusatkan di Pantai Banjar Adat Kubujati, Kelurahan Banyuning, Jumat (17/4).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng, yang juga didukung penuh oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng serta warga setempat.

Hadir Ny. Savitri Sucipto selaku Ketua DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng bersama seluruh staf Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng sebagai bentuk komitmen nyata sektor kesehatan dalam mendukung kebersihan lingkungan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Tidak hanya sekadar memungut sampah, para peserta juga melakukan pemilahan antara sampah organik dan non-organik. Langkah ini menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya sebagai upaya preventif menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Aksi sosial ini turut dipantau langsung oleh pimpinan daerah. I Nyoman Sutjidra didampingi Gede Supriatna serta Gede Suyasa memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para perempuan tangguh Buleleng dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan program prioritas pemerintah daerah dalam penanganan sampah secara terpadu, khususnya di kawasan pesisir yang menjadi salah satu wajah pariwisata dan ekosistem penting Kabupaten Buleleng.

Melalui momentum peringatan Hari Kartini ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat, serta semakin memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak perubahan menuju Buleleng yang bersih, sehat, dan berkelanjutan