(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan Buleleng Gelar Audit Maternal Perinatal untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Admin dinkes | 26 Februari 2026 | 142 kali

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Audit Maternal Perinatal Pengkajian (AMP) di Aneka Lovina Villas and Spa. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P, yang sekaligus memimpin jalannya rapat audit, Kamis (26/2).

Audit yang mengusung tema evaluasi pelayanan medik dan komunitas Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari jajaran rumah sakit, puskesmas, dan tim ahli. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pelacakan kematian maternal perinatal serta upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Buleleng.

Tiga kasus kematian maternal menjadi bahan pembahasan dalam audit kali ini. Berdasarkan data yang dihimpun, ketiga kasus tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng dengan rentang waktu kejadian TW I pada Bulang Januari hingga Februari 2026.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Sucipto dalam sambutannya menegaskan pentingnya audit ini sebagai instrumen evaluasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh tenaga kesehatan. "Audit Maternal Perinatal bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menggali pembelajaran guna perbaikan tata laksana pelayanan. Kita ingin memastikan setiap kematian ibu dan bayi dapat dicegah di masa mendatang," ujar dr. Sucipto saat membuka acara.

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Bali beserta Tim AMP-SR Provinsi Bali, Tim Komite AMP-SR Kabupaten Buleleng yang terdiri dari dr. Putu Surya, Sp.OG, dr. I Nyoman Agus Juliana, Sp.An., M.Sc., FCC, serta perwakilan dari IBI Kabupaten Buleleng dan Tim Kerja KIA.

Selain itu, hadir pula jajaran direksi RSUD Kabupaten Buleleng, Direktur RSIA Puri Bunda Singaraja, Perwakilan RSU Kertha Usada, serta Kepala Puskssmas Kubutambahan I, dan Gerokgak II beserta staf.

Proses audit mencakup identifikasi masalah, analisis penyebab kematian, hingga rekomendasi perbaikan sistem pelayanan. Dengan terlaksananya audit ini, Dinas Kesehatan Buleleng berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka kematian maternal dan perinatal di wilayah Kabupaten Buleleng. Hasil audit akan menjadi bahan laporan kepada Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng sebagai dasar pengambilan kebijakan ke depan.