(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Pemkab Buleleng Peringati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali dengan Semangat Pengabdian

Admin dinkes | 14 Agustus 2026 | 12 kali

Pemerintah Kabupaten Buleleng memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali dengan upacara yang berlangsung khidmat di Lobby Atiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Jumat (14/8). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Sutjidra bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan sambutan Gubernur Bali, I Wayan Koster. Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali tahun ini mengusung tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya”, yang dimaknai sebagai semangat pengabdian dan kerja keras yang tulus dan ikhlas demi kejayaan Bali.

Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buleleng, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kabupaten Buleleng, serta perwakilan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kehadiran para pelajar dalam upacara tersebut menjadi simbol keterlibatan generasi muda sebagai penerus pembangunan dan penjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur Bali.

Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali menjadi momentum refleksi terhadap berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengawal tatanan Bali Era Baru. Semangat tersebut diwujudkan melalui pengabdian yang tulus, kerja keras, integritas, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Melalui tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya”, Pemerintah Kabupaten Buleleng mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Bali. Pengabdian yang dilandasi ketulusan dan rasa tanggung jawab diharapkan mampu menjaga kelestarian alam, manusia, serta kebudayaan Bali.

Komitmen pembangunan Bali juga semakin diperkuat melalui landasan hukum dan arah pembangunan jangka panjang. Salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali serta penetapan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025–2125).

Dalam kerangka tersebut, periode pembangunan 2025–2030 menjadi momentum strategis dalam meletakkan fondasi bagi arah masa depan Bali. Berbagai kebijakan dan program pembangunan diarahkan untuk mendukung visi besar Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yakni menjaga keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali secara berkelanjutan.

Dengan semangat Suci Lascarya, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan, berintegritas, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kejayaan Bali.