Senin (10/03/2025), Plt.Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng hadir langsung dalam Rapat Koordinasi
Percepatan Penurunan Stunting, di Gedung Wanita Laksmi Graha. Acara ini
dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Bupati Buleleng,
Sekretaris Daerah, Komando Distrik
Militer Kabupaten Buleleng, Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Buleleng, dan
lainnya.
Dalam kesempatan tersebut,
Bupati Buleleng meluncurkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
(Genting). Program ini bertujuan untuk menekan angka prevalensi stunting
melalui pendekatan gotong royong, di mana para pihak menjadi orang tua asuh
bagi balita stunting dan keluarga berisiko stunting. Bantuan yang diberikan
mencakup nutrisi, edukasi, sarana sanitasi, air bersih, jamban, dan
pemberdayaan keluarga.
Perlindungan Anak Kabupaten
Buleleng melaporkan bahwa angka prevalensi balita stunting di Kabupaten
Buleleng berada pada angka 6,2% pada tahun 2023, mengalami penurunan
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 11,0%. Namun, masih terdapat perbedaan
prevalensi stunting berdasarkan hasil pencatatan EPGBBM, yaitu sebesar 4,1% di
tahun 2022 dan sebesar 3,6% di tahun 2023.
Bupati Buleleng menekankan
pentingnya sinergi dan kolaborasi dari semua pihak dalam upaya percepatan
penurunan stunting. la juga meminta seluruh perangkat daerah untuk
memprioritaskan program dukungan penanganan stunting dalam penyusunan anggaran.