Selasa (31/03), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat mengikuti kegiatan Pertemuan Koordinasi Program Promosi
Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2026 yang difasilitasi oleh Dinas
Kesehatan Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat
sinergi pelaksanaan program promosi kesehatan di tingkat kabupaten hingga
puskesmas.
Pertemuan ini diikuti oleh
petugas promosi kesehatan puskesmas se-Kabupaten Buleleng, Tim Kerja Gizi Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit (P2), serta perwakilan dari Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan
Kabupaten Buleleng.
Dalam kegiatan tersebut
disampaikan sejumlah program prioritas Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan
Masyarakat Tahun 2026, di antaranya Program Perilaku Hidup Sehat (PHS),
pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Program Posyandu Siklus
Hidup Aktif, Program Saka Bakti Husada (SBH), program kemitraan, serta rencana
kegiatan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2026.
Selain itu, peserta juga
mendapatkan materi terkait pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu,
khususnya administrasi Posyandu yang meliputi enam buku wajib Posyandu,
mekanisme pencatatan dan pelaporan pada hari buka Posyandu, serta pelaporan
kegiatan di luar hari buka Posyandu.
Melalui pertemuan
koordinasi ini diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan advokasi,
koordinasi, kolaborasi, serta integrasi dalam pelaksanaan program Promosi
Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat sehingga pelaksanaan kegiatan di lapangan
dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran lintas program dan lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Buleleng.