Jumat (11/9), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit (P2P), Tim Kerja P2PM ATM, mengikuti pertemuan Asosiasi Dinas
Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) dalam rangka memperkuat dukungan
perencanaan dan penganggaran melalui kemitraan pendanaan di tingkat kelurahan
dan kecamatan untuk mendukung pelaksanaan program Kelurahan Siaga Tuberkulosis
(TBC).
Pertemuan tersebut membahas
pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya pencegahan dan
pengendalian TBC, khususnya melalui penguatan perencanaan serta dukungan
penganggaran di tingkat kecamatan dan kelurahan. Kolaborasi tersebut diharapkan
dapat memperluas dukungan terhadap berbagai kegiatan penanggulangan TBC
berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut,
hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
(P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng serta Kepala Bidang terkait pada
Bappeda Kabupaten Buleleng. Keduanya memberikan penguatan terkait peran sektor kesehatan
dan perencanaan pembangunan daerah dalam mendukung keberlanjutan program
penanggulangan TBC.
Pertemuan dihadiri oleh
perwakilan Kecamatan Buleleng, Kecamatan Sukasada, Kecamatan Seririt, serta
perwakilan kelurahan di Kabupaten Buleleng. Keterlibatan unsur kecamatan dan
kelurahan menjadi bagian penting dalam membangun komitmen bersama, mengingat penanggulangan
TBC membutuhkan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui penguatan kemitraan
pendanaan dan perencanaan di tingkat kecamatan serta kelurahan, diharapkan
pelaksanaan Kelurahan Siaga TBC dapat berjalan secara lebih optimal,
berkelanjutan, dan mampu mendukung percepatan penemuan kasus, pengobatan hingga
tuntas, serta pencegahan penularan TBC di masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengendalian TBC yang komprehensif dan berkelanjutan menuju masyarakat Buleleng yang lebih sehat.