Kamis (30/4), Sekretaris
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, I Nyoman Budiastawan, S.KM., M.A.P.,
didampingi Staf Perencanaan Ni Nyoman Yuniari, S.S.T.Keb., menerima audiensi
dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini berlangsung
di Ruang Rapat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Audiensi tersebut
dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Buleleng, I Gede Iwan Santika,
dalam rangka membahas koordinasi strategis terkait persiapan pelaksanaan Sensus
Ekonomi (SE) 2026.
Pertemuan ini berfokus pada
sosialisasi awal serta koordinasi teknis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,
khususnya di sektor kesehatan. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah
rencana kegiatan “Ngisi Bareng”, yaitu inisiatif pendampingan bagi para pelaku
usaha dalam mengisi instrumen sensus secara akurat dan tepat waktu.
Dalam kesempatan tersebut,
pihak BPS Kabupaten Buleleng memohon dukungan Dinas Kesehatan untuk
memfasilitasi serta mengoordinasikan para pelaku usaha di bawah naungan Dinkes,
baik melalui pertemuan secara luring maupun daring. Adapun sasaran pelaku usaha
sektor kesehatan meliputi rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas dan
klinik, dokter praktik swasta, bidan praktik mandiri, apotek, serta berbagai
usaha penunjang kesehatan lainnya.
BPS Kabupaten Buleleng juga merancang pelaksanaan kegiatan ini dalam dua tahapan utama guna memastikan cakupan data yang komprehensif, yaitu:
- Tahap I (Mei): fokus pada undangan dan pendampingan bagi pelaku usaha besar di sektor kesehatan.
- Tahap II (Juli–Agustus): fokus pada penyisiran dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, seperti praktik mandiri dan apotek kecil.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menyambut baik langkah yang diinisiasi oleh BPS. Ia menyampaikan kesiapan Dinas Kesehatan untuk mendukung penuh kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, mengingat pentingnya data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah, khususnya di sektor jasa kesehatan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan seluruh pelaku usaha kesehatan di Kabupaten Buleleng dapat berpartisipasi aktif dalam menyediakan data yang valid dan berkualitas, guna mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.