Tim Kerja Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Program Tuberkulosis (TBC) Dinas Kesehatan
Kabupaten Buleleng mengikuti Pertemuan Peningkatan Kapasitas bagi Petugas
Kesehatan di Fasilitas Layanan Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) Provinsi
Bali Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada 13–15 Oktober 2026, bertempat di
Quest Hotel San Denpasar.
Pertemuan ini bertujuan
untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas kesehatan dalam
penatalaksanaan TBC Resistan Obat, mulai dari penemuan kasus, penegakan
diagnosis, pengobatan, pemantauan kondisi pasien, hingga pencatatan dan
pelaporan program.
Dalam kegiatan tersebut,
peserta memperoleh penguatan materi mengenai konsep dan perkembangan TBC RO,
jenis resistansi obat, faktor risiko, serta upaya pencegahan penularan. Peserta
juga mendapatkan pemahaman mengenai identifikasi pasien terduga TBC RO, pemeriksaan
diagnostik, dan pemeriksaan kepekaan obat sebagai dasar penentuan pengobatan
yang sesuai.
Selain itu, pembahasan
mencakup tatalaksana dan perkembangan pengobatan TBC RO, termasuk penggunaan
regimen oral berdurasi lebih pendek bagi pasien yang memenuhi kriteria sesuai
pedoman program. Pemantauan pengobatan dan efek samping obat turut menjadi perhatian
penting untuk memastikan kondisi pasien terpantau secara berkala dan
permasalahan selama pengobatan dapat segera ditindaklanjuti.
Aspek pendampingan pasien
juga ditekankan melalui edukasi, motivasi, dan dukungan berkelanjutan guna
meningkatkan kepatuhan menjalani pengobatan hingga selesai. Langkah ini menjadi
bagian penting dalam mencegah putus obat dan mendukung keberhasilan pengobatan
TBC RO.
Di samping aspek klinis,
peserta mendapatkan penguatan terkait pencegahan dan pengendalian infeksi di
fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengurangi risiko penularan kepada petugas,
pasien, dan lingkungan sekitar. Penguatan pencatatan, pelaporan, serta pemantauan
program juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan pasien berjalan
secara terintegrasi dan berkesinambungan.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan petugas kesehatan di Kabupaten Buleleng semakin kompeten dalam
memberikan pelayanan TBC RO secara optimal, mulai dari penemuan dan diagnosis
kasus, penatalaksanaan pengobatan, pemantauan efek samping, pendampingan
kepatuhan pasien, hingga pelaporan program.
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pengendalian tuberkulosis serta meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat.