Sabtu (8/8), Dinas
Kesehatan melaksanakan monitoring dan evaluasi sekaligus pendistribusian
konsumsi bagi petugas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dalam
pelaksanaan Lomba Gerak Jalan 45 km Putra. Kegiatan tersebut mengambil titik
start di Lapangan Celukan Bawang dan berakhir di GOR Bhuana Patra.
Pelaksanaan dukungan
layanan kesehatan dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan petugas P3K di
sepanjang rute lomba, sehingga peserta maupun panitia dapat memperoleh
penanganan awal apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan medis.
Pada titik start di
Lapangan Celukan Bawang, layanan P3K didukung oleh petugas dari Puskesmas
Gerokgak 1 dan Puskesmas Gerokgak 2. Selain itu, tim BES turut disiagakan
dengan tugas melakukan pemantauan secara mobiling di sepanjang rute.
Selanjutnya, pada Etape 1
yang berlokasi di Lapangan Seririt, petugas P3K berasal dari Puskesmas Seririt
1 dan RSUD Tangguwisia. Sementara itu, pada Etape 2 di kawasan Patung Dolphin,
Lovina, pelayanan kesehatan didukung oleh Puskesmas Banjar 1 dan Puskesmas
Buleleng 2.
Adapun pada titik finish di
GOR Bhuana Patra, petugas P3K dari Puskesmas Buleleng 1 dan Puskesmas Buleleng
3 disiagakan untuk memberikan pelayanan dan penanganan awal kepada peserta
maupun pihak lain yang membutuhkan.
Melalui kegiatan monitoring
dan evaluasi ini, Dinas Kesehatan memastikan seluruh petugas kesehatan yang
ditugaskan di setiap titik dapat menjalankan perannya secara optimal. Dukungan
layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah
dalam memberikan rasa aman dan memastikan aspek kesehatan selama pelaksanaan
kegiatan olahraga masyarakat.
Selain pemantauan
kesiapsiagaan petugas, Dinas Kesehatan juga melakukan pendistribusian konsumsi
sebagai bentuk dukungan terhadap petugas P3K yang melaksanakan tugas di
lapangan.
Dengan sinergi seluruh jajaran kesehatan yang terlibat, diharapkan pelaksanaan Lomba Gerak Jalan 45 km Putra dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.