(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Pemkab Buleleng dan PPTI Bali Perkuat Sinergi Penanggulangan Tuberkulosis

Admin dinkes | 22 September 2026 | 19 kali

Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya penanggulangan Tuberkulosis (TB). Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Bali dengan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Selasa (22/9).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Buleleng didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Ni Nyoman Mertiasa, S.KM., M.A.P.

Pertemuan membahas sejumlah agenda strategis terkait penguatan penanggulangan TB di Kabupaten Buleleng, termasuk evaluasi penemuan kasus, dukungan terhadap operasional PPTI, serta keberlanjutan pendanaan program.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah capaian penemuan kasus TB di Kabupaten Buleleng. Berdasarkan data hingga Juli 2026, dari estimasi target sebanyak 1.129 kasus, telah ditemukan dan ditangani sebanyak 648 kasus atau sekitar 57 persen. Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus mendorong penguatan pelacakan dan penemuan kasus secara aktif agar target penemuan kasus dapat terus ditingkatkan hingga akhir tahun.

Selain penemuan kasus, audiensi juga membahas rencana rehabilitasi kantor PPTI. Dukungan terhadap kelayakan sarana dan prasarana organisasi dinilai penting untuk menunjang pelaksanaan tugas dan kegiatan PPTI dalam mendukung upaya penanggulangan TB di Kabupaten Buleleng.

Agenda lainnya berkaitan dengan keberlanjutan pendanaan program pada Tahun 2027. Dalam menghadapi rencana berakhirnya dukungan pendanaan dari Global Fund (GF), Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama PPTI membahas langkah antisipatif melalui skema sharing pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pembahasan tersebut diarahkan untuk memastikan keberlanjutan berbagai kegiatan penanggulangan TB yang selama ini dilaksanakan oleh PPTI bersama Konsorsium Penabulu, sehingga kegiatan pendampingan dan dukungan kepada masyarakat terdampak TB tetap dapat berjalan.

Melalui audiensi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama PPTI Wilayah Bali berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam penemuan kasus, pengobatan, pendampingan pasien, serta penguatan dukungan program TB.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat mempercepat pencapaian target penanggulangan TB sekaligus mendukung upaya eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Buleleng dan Bali secara berkelanjutan.