Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
(Promkes dan PM) melaksanakan kegiatan kampanye dan penggerakan masyarakat
hidup sehat di tatanan sekolah, bertempat di SMP Negeri 1 Singaraja, Jumat
(23/10). Kegiatan ini mengangkat tema “Kesehatan Jiwa dan Pencegahan
Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Remaja” sebagai upaya meningkatkan kesadaran
generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.
Kegiatan diikuti oleh 150
peserta yang terdiri atas perwakilan siswa dari masing-masing kelas, anggota
Palang Merah Remaja (PMR), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), serta guru
pendamping.
Dalam kegiatan tersebut,
Tim Kerja Promkes menyampaikan materi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
dengan mengajak para siswa menerapkan perilaku hidup sehat sejak dini.
Penyampaian materi disertai kegiatan makan buah bersama dan peregangan atau
senam untuk mendorong kebiasaan hidup aktif dan sehat di lingkungan sekolah.
Selanjutnya, materi
mengenai kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika,
dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) disampaikan oleh narasumber dari Ikatan Dokter
Indonesia (IDI) Cabang Buleleng. Materi ini memberikan pemahaman kepada para
siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali risiko
penyalahgunaan NAPZA, serta membangun perilaku positif dalam pergaulan
sehari-hari.
Kegiatan berlangsung
interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan
kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan serta memperoleh pemahaman lebih
lanjut terkait materi yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng berharap para remaja semakin memahami pentingnya
menjaga kesehatan jiwa, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta
memiliki pengetahuan dan sikap yang tepat untuk menghindari penyalahgunaan
NAPZA.
Penguatan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah diharapkan dapat mendorong terbentuknya generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan mampu menjadi pelopor perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.