Kamis (24/9), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit Menular (P2PM) Program Tuberkulosis (TBC) melaksanakan pertemuan Monthly
Interim Cohort Analysis (MICA) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng.
Kegiatan tersebut merupakan
bagian dari upaya monitoring dan evaluasi perkembangan pasien Tuberkulosis
Resistan Obat (TB RO) melalui pemantauan dan follow-up secara rutin.
Kegiatan ini bertujuan memastikan proses pengobatan pasien berjalan sesuai
jadwal, sekaligus memastikan pasien memperoleh pelayanan kesehatan dan
pendampingan yang diperlukan selama menjalani pengobatan.
Dalam pelaksanaan kegiatan,
dilakukan pembahasan terhadap perkembangan pasien TB RO yang saat ini sedang
menjalani pengobatan. Sebanyak 6 pasien TB RO menjadi sasaran pemantauan secara
berkala oleh petugas untuk melihat perkembangan pengobatan serta
mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama masa pengobatan.
Hasil follow-up
menunjukkan masih diperlukan penguatan pada beberapa aspek, khususnya dalam
meningkatkan motivasi dan edukasi kepada pasien agar tetap patuh menjalani
pengobatan. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi pasien dan kemungkinan
munculnya efek samping obat juga perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Koordinasi antara petugas
kesehatan dan pasien turut menjadi perhatian penting. Komunikasi yang baik
diperlukan untuk memastikan jadwal pemeriksaan maupun pengobatan dapat
terlaksana sesuai ketentuan. Di sisi lain, pencatatan dan pelaporan
perkembangan pasien harus dilakukan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu
sebagai bagian dari penguatan monitoring program TBC.
Melalui kegiatan MICA, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan pemantauan pasien TB RO secara terintegrasi. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pengobatan pasien serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan bagi pasien TB RO di Kabupaten Buleleng.