Minggu (8/3), Bupati
Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, melakukan peninjauan langsung ke lokasi
bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Banjar. Didampingi
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Ida Ayu Wardhany Sutjidra, kunjungan ini
dilakukan untuk memastikan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak
berjalan optimal, khususnya di wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Turut hadir dalam rombongan
tersebut Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng, Putu Agus Hartawan, yang memantau kondisi kesehatan para pengungsi
serta ketersediaan logistik medis di lapangan.
Dalam arahannya, Bupati
Sutjidra menekankan tiga poin utama yang menjadi fokus seluruh jajaran
perangkat daerah, yaitu memaksimalkan upaya pencarian korban yang masih
dinyatakan hilang, melakukan rehabilitasi bagi warga terdampak melalui
penanganan trauma dan pemulihan kondisi fisik, serta memastikan perlindungan
sosial bagi masyarakat, termasuk ketersediaan tenda pengungsian, pakaian layak,
kebutuhan harian, dan akses air bersih yang memadai.
Usai melakukan peninjauan
lapangan, Bupati Buleleng langsung memimpin rapat koordinasi di Posko
Penanggulangan Bencana Alam bersama instansi terkait, di antaranya BPBD
Buleleng, Dinas Sosial, Dinas PUPRKim, serta jajaran Forkopimda dan
Forkopimcam.
Dalam rapat koordinasi
tersebut disampaikan bahwa banjir bandang akibat hujan deras telah berdampak
pada lima kecamatan di Kabupaten Buleleng, dengan Kecamatan Banjar menjadi
wilayah yang terdampak paling parah. Sebanyak 300 personel gabungan dari BPBD, TNI,
Polri, serta relawan terus dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi dan
pembersihan di lokasi terdampak.
Selain itu, tim SAR masih
terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang dilaporkan belum
ditemukan. Dukungan alat berat dari Dinas PUPR Provinsi Bali juga telah
dikerahkan untuk membantu proses pembersihan material sisa banjir di sejumlah
titik.
Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, TNI, Polri, serta para relawan sangat penting dalam mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana bagi masyarakat terdampak di Kecamatan Banjar dan wilayah lainnya di Kabupaten Buleleng.