Pemerintah
Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam mendukung dan menyukseskan
pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas
pemerintah pusat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi
lintas sektor serta partisipasi jajaran pimpinan daerah dalam Rapat Koordinasi
Khusus (Rakorsus) tingkat nasional yang digelar secara virtual, Kamis (13/8).
Rakorsus
tersebut diikuti dari Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng. Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., hadir secara
langsung mewakili sektor kesehatan. Selain itu, turut hadir Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat bersama sejumlah Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Jajaran
OPD yang terlibat antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas
Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distankan),
Inspektorat, Dinas Pengendalian Penduduk, serta Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Rakorsus
yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia tersebut dipimpin langsung
oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito
Karnavian, M.A., Ph.D., bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr.
Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA.
Pertemuan
tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dukungan pemerintah daerah sekaligus
menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung
pelaksanaan Program MBG. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan
program berjalan efektif, tepat sasaran, serta memenuhi standar kualitas yang
telah ditetapkan.
Salah
satu agenda utama dalam Rakorsus adalah peluncuran inovasi teknologi pengawasan
Radar MBG. Sistem tersebut dirancang untuk memperkuat transparansi dan
pengawasan terhadap pelaksanaan program, termasuk dalam memastikan kualitas
makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Melalui
Radar MBG, pemerintah maupun orang tua siswa dapat memantau menu Makan Bergizi
Gratis setiap hari berdasarkan laporan terkini yang diunggah oleh Satuan
Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat
meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus mendukung pengawasan bersama
terhadap pelaksanaan program.
Keterlibatan
berbagai perangkat daerah di Kabupaten Buleleng menunjukkan kesiapan pemerintah
daerah dalam membangun kolaborasi menyeluruh untuk mendukung program tersebut.
Koordinasi antarsektor mencakup aspek kesehatan, pendidikan, infrastruktur,
lingkungan, pengawasan, hingga pelayanan perizinan.
Dengan
sinergi tersebut, Pemkab Buleleng berkomitmen memastikan berbagai aspek
pendukung pelaksanaan MBG, mulai dari kelancaran distribusi logistik,
kebersihan dan keamanan pangan, hingga pemenuhan standar kecukupan gizi bagi
masyarakat sasaran di wilayah Kabupaten Buleleng.
Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di Kabupaten Buleleng.