(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinkes Buleleng Bersama Puskesmas Buleleng I Laksanakan Skrining Kontak Erat Pasien Positif Malaria

Admin dinkes | 15 Oktober 2026 | 16 kali

Kamis (15/10), Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Program Malaria bersama Tim Puskesmas Buleleng I melaksanakan skrining kontak erat pasien positif malaria di Jalan Bayusuta No. 20, Singaraja.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan penularan malaria secara dini serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit malaria, khususnya di wilayah yang telah mencapai eliminasi malaria.

Dalam pelaksanaannya, skrining dilakukan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh kontak erat yang berhasil menjalani skrining dinyatakan negatif malaria. Mereka diketahui memiliki riwayat pernah menderita malaria jenis Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax selama menetap di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Namun, pelaksanaan skrining masih menghadapi kendala berupa penolakan dari sebagian kontak erat untuk menjalani pemeriksaan, meskipun telah diberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai penyakit malaria serta pentingnya pemeriksaan dini. Selain itu, terdapat kontak erat yang belum dapat hadir karena memiliki kegiatan praktik di kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).

Skrining kontak erat merupakan salah satu langkah penting dalam surveilans malaria, terutama untuk mendeteksi kemungkinan kasus sedini mungkin dan mencegah terjadinya penularan lokal di wilayah yang telah mencapai eliminasi malaria.

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng bersama puskesmas terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian malaria melalui penemuan kasus, pemeriksaan terhadap kelompok berisiko, serta edukasi kepada masyarakat. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam mengikuti pemeriksaan dan menyampaikan riwayat perjalanan maupun riwayat penyakit malaria. Melalui kegiatan ini, diharapkan kewaspadaan terhadap malaria tetap terjaga sehingga status eliminasi malaria di Kabupaten Buleleng dapat dipertahankan.