Jumat (21/8), Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) mengikuti
pertemuan yang diselenggarakan Yayasan Kerti Praja terkait sosialisasi strategi
pelaksanaan program HIV/PIMS melalui mekanisme Swakelola Tipe III, dengan
melibatkan organisasi masyarakat sebagai mitra pelaksana.
Kegiatan tersebut menjadi
wadah untuk memperkuat pemahaman serta koordinasi lintas sektor dalam
pelaksanaan program HIV/PIMS, khususnya melalui pola kemitraan antara
pemerintah dan organisasi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut
juga disampaikan praktik baik penerapan Swakelola Tipe III yang telah
dilaksanakan di Kota Denpasar. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi
pembelajaran dan referensi dalam penguatan pelaksanaan program HIV/PIMS di
Kabupaten Buleleng.
Kegiatan menghadirkan Sekretaris
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali sebagai narasumber. Materi yang
disampaikan mencakup strategi pelaksanaan program serta pengalaman penerapan
mekanisme Swakelola Tipe III dengan melibatkan organisasi masyarakat sebagai
mitra pelaksana.
Pertemuan turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Buleleng, di antaranya Dinas Sosial, Bappeda, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), KPA, serta sejumlah LSM yang bergerak di wilayah kerja Kabupaten Buleleng. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian HIV/PIMS. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan program HIV/PIMS dapat dilaksanakan secara efektif, berkelanjutan, serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan dan pendampingan.