Selasa (6/10), Kepala Dinas
Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., hadir
langsung sebagai mentor dalam Seminar Rancangan Aksi Perubahan (RAP) Pelayanan
Publik yang diselenggarakan di UPTD PKSDM BKPSDM Provinsi Bali.
?Dalam kegiatan yang
merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V Tahun 2026
ini, dr. Sucipto mendampingi Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat
(Labkesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Heribertus Rusbowo Dwi Kartiko,
S.K.M. Pada seminar tersebut, Kepala Labkesmas memaparkan Rancangan Aksi
Perubahan yang berjudul SINGAMAS (Sistem Informasi Digital Layanan Labkesmas).
Inovasi SINGAMAS ini merupakan sebuah aplikasi digital yang dirancang khusus
untuk proses pencatatan dan pelaporan layanan laboratorium agar menjadi lebih
cepat, terintegrasi, akuntabel, dan mudah ditelusuri.
?Selain mendampingi Kepala
Labkesmas, kehadiran Kadinkes Buleleng dalam kesempatan kali ini juga untuk
mewakili Direktur RSUD Giri Emas, dr. I Made Pujawan, M.Kes., sebagai mentor
bagi Kasubag Tata Usaha RSUD Giri Emas, I Made Karmawan Putra, A.Md.Kg. Dalam
pemaparannya, I Made Karmawan Putra membawakan RAP dengan judul WIDIA (Wahana
Informasi Diklat dan Pengembangan Kompetensi Pegawai). Inovasi WIDIA ini
diusulkan sebagai platform digital yang terintegrasi untuk mengelola data,
perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pemantauan pengembangan kompetensi
pegawai di lingkungan RSUD Giri Emas secara lebih terpadu, transparan, dan
mudah diakses.
?Menanggapi paparan dari
para peserta, dr. Sucipto menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh Rancangan
Aksi Perubahan yang telah dibuat. Pihaknya berharap inovasi berbasis sistem
informasi digital tersebut dapat segera diimplementasikan dan dipergunakan secara
maksimal untuk memecahkan seluruh masalah tata kelola layanan maupun kompetensi
SDM yang ada di unit kerja masing-masing.