(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenkes RI Gelar Business Matching Alat Kesehatan di Seminyak

Admin dinkes | 29 April 2026 | 175 kali

Upaya peningkatan kemandirian sektor kesehatan terus diperkuat melalui optimalisasi penggunaan alat kesehatan produksi dalam negeri. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Business Matching peningkatan penggunaan alat kesehatan dalam negeri yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure Bali Seminyak, Rabu (29/4). Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng turut hadir dalam pertemuan ini yang dibuka secara resmi oleh Direktur Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong pemanfaatan produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing.

Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota, serta rumah sakit dari tiga provinsi, yaitu Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Kehadiran lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung penggunaan alat kesehatan dalam negeri.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan pemanfaatan e-Katalog versi 6 sebagai platform utama pengadaan, peningkatan penggunaan alat kesehatan produksi dalam negeri, serta pemastian mutu dan keamanan alat kesehatan yang digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, kegiatan ini juga membahas kesiapan industri alat kesehatan dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, baik dari sisi kualitas, kuantitas, maupun distribusi. Hal ini menjadi penting guna memastikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Melalui kegiatan business matching ini, diharapkan terjalin kemitraan yang lebih kuat antara penyedia alat kesehatan dalam negeri dengan pengguna di fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga dapat mendorong peningkatan penggunaan produk lokal sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional.