Selasa (11/8), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Kesehatan Masyarakat melaksanakan
supervisi fasilitatif layanan dan program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),
serta Kesehatan Reproduksi dan KB di Puskesmas Seririt III dan Puskesmas Banjar
II.
Hasil supervisi menunjukkan
capaian self-assessment KIA telah memenuhi nilai harapan. Namun, masih
diperlukan penyempurnaan alur layanan dan SOP sesuai Klaster 2, penguatan
analisis PWS KIA, serta pelaksanaan drilling petugas secara berkala.
Pada layanan Kespro dan KB,
dilakukan penguatan skrining calon pengantin, Triple Eliminasi, integrasi
dengan CKG dan PTM, serta pembaruan SOP dan alur pelayanan KB. Puskesmas juga
didorong meningkatkan capaian KB MKJP dan menyesuaikan pengadaan alokon dengan
sasaran.
Sementara itu, program PMT
lokal bagi balita bermasalah gizi dan ibu hamil KEK telah berjalan sejak Juli
2026. Pelaksanaan di Puskesmas Seririt III telah sesuai target, dengan 28 kader
telah mendapatkan pelatihan. Hasil pemantauan juga telah diinput dalam aplikasi
Sigizikesga.
Supervisi ini menjadi bagian dari upaya Dinkes Buleleng memastikan layanan berjalan sesuai standar sekaligus mendorong perbaikan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.