(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng Gelar Forum Perangkat Daerah, Rencana Kerja 2027 Fokus pada Solusi Nyata dan Kolaborasi Lintas Sektor

Admin dinkes | 02 Maret 2026 | 23 kali

Senin (2/3), Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P.

Forum tersebut menghadirkan peserta dari berbagai unsur, baik secara langsung maupun daring. Hadir secara langsung jajaran internal Dinas Kesehatan meliputi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang P2, Kepala Bidang SDK, perwakilan Bidang Yankes, perwakilan Bidang Kesmas, serta Kasubag Umum.

Sementara itu, peserta yang mengikuti secara daring antara lain para Kepala OPD terkait, seluruh Camat se-Kabupaten Buleleng, Direktur RSUD Buleleng, RSUD Tangguwisia, dan RSUD Giri Emas, seluruh Kepala UPTD lingkup Dinkes, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, Ketua STIKES Buleleng, serta para Ketua Organisasi Profesi Kesehatan se-Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya, dr. Sucipto menegaskan bahwa Forum Perangkat Daerah bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan dengan kebutuhan riil masyarakat.

"Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa perencanaan kesehatan Tahun 2027 benar-benar fokus, terukur, dan berdampak. Setiap program harus menjawab persoalan nyata, setiap kegiatan harus memiliki arah yang jelas, dan setiap anggaran harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Buleleng," ujar dr. Sucipto.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat diwujudkan oleh Dinas Kesehatan seorang diri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten, instansi vertikal, akademisi, organisasi profesi, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.

"Oleh karena itu, melalui forum ini kami mengharapkan masukan yang konstruktif agar Renja 2027 yang dihasilkan bersifat inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat dan pemangku pelayanan kesehatan," tambahnya.

Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program yang tepat sasaran dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah, RPJMD Provinsi Bali, serta Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.