(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinkes Buleleng Laksanakan Bimtek Posyandu dan Uji Coba Survei Perilaku Hidup Sehat di Tejakula

Admin dinkes | 06 Oktober 2026 | 35 kali

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes dan PM) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu dan pendampingan uji coba survei Perilaku Hidup Sehat (PHS) di wilayah kerja Puskesmas Tejakula II, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan diawali dengan Bimtek bersama petugas Promkes terkait pelaksanaan kegiatan Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tejakula II. Dalam rangka memperkuat pemahaman terhadap pelaksanaan Posyandu, kegiatan juga dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pacung.

Selain Bimtek Posyandu, Tim Promkes dan PM juga melaksanakan pendampingan uji coba kuesioner PHS di Desa Bondalem. Uji coba dilakukan terhadap 20 Kepala Keluarga (KK) sebagai sampel, yang terdiri dari 10 KK dari Dusun Celagi Bantes dan 10 KK dari Dusun Kelod Kauh.

Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik interval berdasarkan jumlah KK di masing-masing dusun. Dalam pelaksanaan survei di lapangan, sebanyak 7 KK berhasil mengisi kuesioner secara langsung, sedangkan sisanya akan dilanjutkan melalui penginputan oleh kader dengan pendampingan petugas Promkes Puskesmas.

Data hasil survei selanjutnya langsung terintegrasi melalui aplikasi Linktree Dinas Kesehatan Provinsi Bali, sehingga proses pengumpulan data dapat dilakukan secara digital dan lebih terstruktur.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah kendala teknis, antara lain perbedaan jenis dan kemampuan telepon seluler yang digunakan responden, koneksi internet yang kurang lancar, serta kapasitas penyimpanan Google Drive (GDrive) sebagian responden yang telah penuh sehingga menghambat proses pengisian kuesioner.

Kegiatan uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan instrumen survei PHS dapat diterapkan dengan baik di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang perlu mendapatkan tindak lanjut sebelum pelaksanaan survei secara lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan kapasitas petugas dan kader serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelaksanaan Posyandu dan pengumpulan data perilaku kesehatan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.