RSUD Kabupaten Buleleng
merayakan hari jadi ke-70 dengan gelaran upacara peringatan yang khidmat dan
penuh semangat, berfokus di Lapangan Depan Ruang Rontgen RSUD. Acara yang
mengusung tema “Transformasi Menuju Rumah Sakit Unggul dan Humanis” ini dihadiri
oleh seluruh jajaran pimpinan daerah, stakeholder kesehatan, serta seluruh
civitas rumah sakit.
Bupati Buleleng dalam
sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang 70 tahun
pengabdian RSUD Buleleng bagi masyarakat. Beliau menegaskan bahwa momentum ini
harus menjadi landasan untuk menjawab tantangan zaman dengan memperkuat dua
aspek utama: keunggulan layanan medis dan jiwa humanis yang mengutamakan rakyat
kecil.
“Untuk mewujudkan layanan
yang unggul, kami berkomitmen memperkuat infrastruktur medis melalui
pembangunan Gedung PONEK yang modern dan renovasi Gedung Kamboja menjadi empat
lantai guna meningkatkan kapasitas rawat inap,” ujar Bupati.
Namun, keunggulan fisik
tidaklah cukup. Bupati menekankan bahwa RSUD Buleleng harus tetap hadir untuk
masyarakat kurang mampu dengan menjalankan program prioritas, yaitu layanan
ambulans jenazah gratis dan pelayanan pemulasaran jenazah gratis. “Saya minta
manajemen memastikan program ini berjalan dengan tulus. Jangan ada masyarakat
yang kesulitan karena biaya di saat musibah,” pesannya.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., yang juga merupakan anggota Dewan Pengawas RSUD, serta Direktur RSUD yang dalam sambutannya menyatakan komitmen penuh seluruh manajemen dan staf untuk berkolaborasi mewujudkan rumah sakit yang unggul, profesional, dan berhati humanis.
Peringatan HUT ke-70 RSUD
Buleleng diharapkan menjadi titik awal transformasi menuju pelayanan kesehatan
yang lebih berkualitas, terjangkau, dan penuh empati bagi seluruh masyarakat
Buleleng.