Selasa (8/9), Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., secara resmi membuka
Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
sekaligus Forum Konsultasi Publik Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lovina
Haven Boutique Resort dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan lintas
sektor di Kabupaten Buleleng.
Dalam arahannya, dr. Sucipto menekankan pentingnya percepatan pencapaian target Program PKG yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat dan pelaksanaannya harus dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat terbawah. Untuk Tahun 2026, Kabupaten Buleleng ditargetkan mampu mencapai cakupan PKG sebesar 46 persen dari jumlah penduduk. Namun, berdasarkan pembaruan data per 31 Agustus 2026, capaian saat ini baru mencapai 24,1 persen. “Sampai saat bulan ini kita baru mencapai 24,1 persen, berdasarkan update per 31 Agustus 2026,” ungkap dr. Sucipto dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan kembali perjalanan pelaksanaan Program PKG di Kabupaten Buleleng yang telah diluncurkan oleh Bupati Buleleng pada Februari 2025. Pada tahun pertama pelaksanaannya, cakupan PKG di Buleleng tercatat sebesar 7,1 persen, masih berada di bawah target nasional tahun 2025 sebesar 36 persen. Memasuki tahun 2026 dengan target yang lebih tinggi, dr. Sucipto menegaskan bahwa pencapaian target tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya. “Tentu untuk mencapai target nasional kita harus bersinergi di semua unit pelayanan kesehatan dan perlu juga dukungan dari stakeholder yang lain, sehingga capaian target tahun 2026 dapat kita capai dan kalau bisa melampaui target,” tegasnya.
Sebagai upaya memperkuat
kolaborasi tersebut, kegiatan Monitoring dan Evaluasi serta Forum Konsultasi
Publik melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Peserta yang hadir antara lain
perwakilan Bappeda Kabupaten Buleleng, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Dinas Pendidikan,
Kepemudaan dan Olahraga, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng.
Turut hadir para Camat
se-Kabupaten Buleleng, Sekretaris Dinas Kesehatan beserta para Kepala Bidang,
seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Buleleng, serta perwakilan Kepala UPTD
Labkesmas dan Kepala UPTD Instalasi Farmasi Kabupaten Buleleng.
Melalui kegiatan ini,
seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengevaluasi capaian,
mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan langkah konkret
dan strategi bersama untuk mempercepat cakupan PKG.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat Buleleng sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini, pencegahan penyakit, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.