(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinkes Buleleng Laksanakan KIE Kesehatan dan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Pasar Bungkulan

Admin dinkes | 30 Oktober 2026 | 15 kali

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Tim Kerja Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kesling Kesjaor) bersama Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes dan PM), melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan bagi pedagang pasar, Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) pasar, serta pengambilan sampel air bersih di Pasar Bungkulan, Kecamatan Sawan, Jumat (30/10).

Kegiatan KIE dilaksanakan secara langsung dengan metode penyuluhan dari los ke los, disertai pembagian leaflet dan brosur kepada para pedagang. Materi edukasi yang disampaikan meliputi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), higiene sanitasi pangan dan higiene penjamah pangan, penanggulangan bahaya merokok dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), pencegahan rabies, pencegahan Demam Berdarah (DBD), serta kesehatan kerja.

Selain penyuluhan, kegiatan juga dilanjutkan dengan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) pasar untuk mengidentifikasi kondisi sanitasi lingkungan dan aspek kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian. Pengambilan serta pengujian sampel air bersih dilaksanakan oleh tenaga sanitarian Puskesmas Sawan I sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas air yang digunakan di lingkungan pasar.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh petugas Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng, Kepala Pasar Bungkulan, beserta staf. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk membahas kondisi kesehatan lingkungan pasar serta upaya peningkatan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan, para pedagang menunjukkan antusiasme dalam menerima informasi dan edukasi kesehatan yang diberikan. Namun, masih diperlukan peningkatan upaya kesehatan di lingkungan pasar, khususnya terkait penyediaan sarana sanitasi, fasilitas CTPS, pengelolaan sampah, penanganan air limbah, serta penambahan media promosi kesehatan seperti poster KTR, leaflet, dan media elektronik.

Selain itu, pemanfaatan jaringan informasi audio di lingkungan pasar juga perlu ditingkatkan agar penyampaian pesan-pesan kesehatan dapat menjangkau pedagang maupun pengunjung pasar secara lebih luas dan efektif.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng berharap kesadaran pedagang dan pengelola pasar terhadap pentingnya kesehatan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, pengelola pasar, dan para pedagang diharapkan mampu mendorong terwujudnya lingkungan pasar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.