Rabu (18/2), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim melaksanakan kegiatan monitoring dan
evaluasi (monev) di Puskesmas Sukasada I dan Pustu Sambangan. Kegiatan ini
dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan mutu pelayanan
kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Pada aspek pelayanan
kefarmasian di Puskesmas Sukasada I, perencanaan kebutuhan obat telah disusun
melalui Rencana Kebutuhan Obat (RKO) sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
Pelaporan obat narkotika dan psikotropika melalui aplikasi SIPNAP juga telah
dilaksanakan hingga bulan Januari 2026. Selain itu, pelayanan kefarmasian
seperti pengkajian resep, pemantauan terapi obat, serta pemberian Komunikasi,
Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada pasien rawat jalan telah berjalan sesuai
ketentuan.
Di Pustu Sambangan,
pelayanan kefarmasian telah dilaksanakan melalui pencatatan register resep
serta evaluasi penggunaan obat melalui aplikasi E-Puskesmas. Beberapa aspek
teknis dalam pengelolaan kefarmasian akan terus ditingkatkan guna mendukung
optimalisasi pelayanan.
Pada program Alat Kesehatan
dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) di Puskesmas Sukasada I, pemenuhan
sarana, prasarana, serta alat kesehatan terus diupayakan, termasuk optimalisasi
penginputan data pada aplikasi ASPAK sebagai bagian dari persiapan pemenuhan
standar akreditasi Puskesmas.
Sementara itu, berdasarkan
hasil monitoring pada substansi SDMK, jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas
Sukasada I pada Tahun 2026 tercatat sebanyak 44 orang dan seluruhnya telah
melalui proses kredensialing serta memiliki STR dan SIP yang masih berlaku. Selain
itu, telah dilaksanakan sosialisasi terkait registrasi fasilitas pelayanan
kesehatan pada Praktek Mandiri Tenaga Kesehatan yang akan terintegrasi ke dalam
sistem SISDMK dan SATUSEHAT.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Sukasada I dan Pustu Sambangan dapat terus ditingkatkan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku.