(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinkes Buleleng Perkuat Pelaksanaan PWS KIA untuk Tingkatkan Pemantauan Ibu Hamil Risiko Tinggi

Admin dinkes | 02 November 2026 | 8 kali

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Tim Kerja Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), melaksanakan pertemuan penguatan pelaksanaan Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS KIA) di Puskesmas se-Kabupaten Buleleng, yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan diikuti oleh Bidan Koordinator serta perwakilan bidan desa dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Buleleng. Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan optimalisasi pemantauan ibu hamil, khususnya ibu hamil dengan risiko tinggi (risti), melalui pemanfaatan sistem pencatatan dan pelaporan berbasis spreadsheet.

Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa langkah penguatan pelaksanaan PWS KIA. Bidan desa diharapkan berkolaborasi dengan Bidan Koordinator dalam melakukan penginputan data ibu hamil risiko tinggi ke dalam spreadsheet yang telah disediakan. Data tersebut selanjutnya menjadi media pemantauan secara berkala terhadap kondisi dan perkembangan ibu hamil risiko tinggi di masing-masing wilayah kerja Puskesmas.

Melalui sistem tersebut, Bidan Koordinator dapat memantau seluruh data ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerjanya. Apabila terdapat ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), maka informasi rujukan beserta tindak lanjut pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit juga harus dicatat dalam spreadsheet. Dengan demikian, bidan koordinator dan bidan desa dapat segera melakukan tindak lanjut pemantauan setelah ibu hamil mendapatkan pelayanan di rumah sakit.

Selain itu, apabila terdapat ibu hamil risiko tinggi yang masih dalam kondisi hamil dan pindah domisili ke luar Kabupaten Buleleng, Bidan Koordinator diminta berkoordinasi dengan Tim Kerja KIA Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Koordinasi ini diperlukan agar Dinas Kesehatan dapat meneruskan informasi dan berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten tujuan, sehingga kesinambungan pemantauan dan pelayanan kesehatan ibu tetap terjaga.

Selanjutnya, Tim Kerja KIA Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng akan melakukan pemantauan dan tindak lanjut terhadap ibu hamil risiko tinggi melalui data spreadsheet yang telah disiapkan.

Melalui penguatan pelaksanaan PWS KIA ini, diharapkan koordinasi antara bidan desa, bidan koordinator, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan semakin optimal. Pemanfaatan data secara terintegrasi juga diharapkan mampu meningkatkan ketepatan pemantauan, mempercepat tindak lanjut kasus, serta mendukung upaya pencegahan komplikasi dan penurunan angka kematian ibu di Kabupaten Buleleng.