Pemerintah Kabupaten
Buleleng melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng
menyelenggarakan Jambore Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Tingkat
SMP Se-Kabupaten Buleleng Tahun 2026 di Wisma Nangun Kerti, Desa Pancasari,
Kecamatan Sukasada, Rabu–Kamis (21–22 Oktober 2026).
Acara pembukaan dihadiri
oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P.,
yang hadir mewakili Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, S.H., selaku Ketua
Pelaksana KPA Kabupaten Buleleng. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten
Buleleng, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng,
perwakilan Dinas PPKBPPA Kabupaten Buleleng, Kepala BNNK Buleleng, serta para
kepala sekolah, guru pembina, dan anggota KSPAN tingkat SMP se-Kabupaten
Buleleng.
Dalam laporan panitia yang
disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng
sekaligus Wakil Ketua II KPA Kabupaten Buleleng, Ida Ayu Pancani Yuliati, S.H.,
M.Si., dijelaskan bahwa kegiatan jambore ini bertujuan meningkatkan kapasitas
dan peran aktif anggota KSPAN dalam upaya pencegahan dan penanggulangan
HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan sekolah dan
kelompok teman sebaya.
Kegiatan yang berlangsung
selama dua hari ini diikuti oleh 345 peserta dari 69 sekolah tingkat SMP
se-Kabupaten Buleleng. Setiap sekolah mengirimkan satu kontingen yang terdiri
atas dua siswa putra, dua siswa putri, dan satu guru pembina KSPAN.
Mengusung tema “Berani
Berkarya, Berani Peduli, Berani Menginspirasi” dengan tagline “Youth Inspire
Youth”, Jambore KSPAN 2026 dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui
berbagai kegiatan, seperti perkemahan, perlombaan, dinamika kelompok, pentas
seni, dan malam keakraban. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi para
siswa untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat solidaritas, serta
meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS dan
penyalahgunaan NAPZA.
Adapun empat lomba utama
yang diselenggarakan meliputi Lomba Video Inspiratif KSPAN dan Digital Comic
Challenge, yang telah dilaksanakan pada September dan dinilai pada Oktober
2026, serta Lomba KSPAN Speed Case Challenge dan KSPAN Quick Response Challenge.
Membacakan sambutan Wakil
Bupati Buleleng, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto,
S.Ked., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada KPA Kabupaten Buleleng, Forum
Guru Pembina KSPAN, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan
kegiatan tersebut.
Dalam sambutan tersebut
ditegaskan bahwa jambore bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah
pembentukan generasi muda yang sehat, berkarakter, peduli, dan mampu mengambil
peran aktif dalam mencegah HIV/AIDS, penyalahgunaan NAPZA, serta perilaku berisiko
lainnya.
Melalui kegiatan ini,
anggota KSPAN diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman sebaya,
menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar, serta memanfaatkan teknologi
digital untuk menghasilkan karya dan menyampaikan pesan-pesan positif kepada
masyarakat.
Menutup sambutan,
disampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta agar terus berani berkarya,
peduli terhadap sesama, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya. Keberhasilan
tidak hanya diukur dari kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga dari kemampuan
generasi muda memberikan pengaruh positif bagi teman, sekolah, dan masyarakat.
Melalui Jambore KSPAN Tahun
2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap lahir generasi muda yang semakin
sadar akan pentingnya kesehatan, mampu melindungi diri dari HIV/AIDS dan
penyalahgunaan narkoba, serta menjadi pelopor edukasi dan pencegahan di lingkungan
sekolah maupun masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan serta kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan generasi muda Buleleng yang sehat, berdaya, dan berkualitas.