Selasa (5/5), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Surveilans dan Imunisasi (Survim)
melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Imunisasi sebagai upaya
penguatan program imunisasi dan peningkatan cakupan pelayanan di Kabupaten
Buleleng.
Kegiatan ini diikuti oleh
55 peserta yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan, terdiri atas
perwakilan puskesmas, Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), serta rumah sakit di
wilayah Kabupaten Buleleng.
Dalam rakor tersebut
dilakukan evaluasi terhadap capaian kinerja program imunisasi berdasarkan
indikator yang telah ditetapkan. Selain itu, peserta juga melakukan
inventarisasi berbagai kendala di lapangan, termasuk terkait sistem pencatatan
dan pelaporan program imunisasi.
Pada kesempatan tersebut
turut dilaksanakan sosialisasi penggunaan vaksin PCV Pneucia13 sebagai merek
baru yang akan melengkapi beberapa merek vaksin PCV yang telah digunakan
sebelumnya, seperti Prevenar, Valenina, dan Pulmeera. Dalam sosialisasi
dijelaskan bahwa mekanisme pemberian, dosis, serta pencatatan dan pelaporan
vaksin tersebut tetap mengikuti ketentuan yang sama seperti vaksin PCV lainnya.
Selain evaluasi dan
sosialisasi, kegiatan rakor juga menghasilkan rencana tindak lanjut (RTL) yang
disepakati bersama terkait berbagai aspek teknis yang dinilai mampu mendukung
peningkatan cakupan imunisasi di Kabupaten Buleleng.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antar fasilitas pelayanan kesehatan semakin kuat sehingga pelaksanaan program imunisasi dapat berjalan lebih optimal, berkualitas, dan mampu meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok sasaran imunisasi.