Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng melalui Bidang P2PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) melaksanakan Pertemuan
Evaluasi Program Kesehatan Indera, yang meliputi pemeriksaan tajam penglihatan
dan tajam pendengaran, pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Berdasarkan hasil evaluasi,
capaian Program Kesehatan Indera Kabupaten Buleleng telah mencapai 75,64%,
melampaui target yang ditetapkan sebesar 70%. Meskipun demikian, masih terdapat
enam puskesmas yang belum mencapai target. Hal ini disebabkan oleh kendala
dalam proses penginputan data pada aplikasi, sehingga diperlukan koordinasi dan
tindak lanjut untuk mengoptimalkan pelaporan capaian program.
Dalam pertemuan tersebut,
ditekankan pentingnya memaksimalkan pelaksanaan skrining tajam penglihatan dan
tajam pendengaran pada seluruh kelompok sasaran. Upaya ini terutama dilakukan
pada anak usia sekolah melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta
pada kelompok lanjut usia, guna mendeteksi secara dini gangguan penglihatan dan
pendengaran.
Selain penguatan skrining,
edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian penting. Masyarakat perlu
diberikan pemahaman mengenai penerapan gaya hidup sehat, pembatasan penggunaan
gawai secara bijak, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ
indera sejak dini.
Melalui pertemuan evaluasi ini, diharapkan seluruh puskesmas dapat meningkatkan capaian program, mengatasi kendala penginputan data, serta memperkuat upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan indera masyarakat. Dengan demikian, deteksi dini gangguan penglihatan dan pendengaran dapat dilaksanakan secara optimal untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Buleleng.