Jumat (6/1), Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Tim Kerja P2PM Program Tuberkulosis (TBC), melaksanakan Rapat Koordinasi Laboratorium Program TBC yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Kegiatan rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium dalam mendukung pelaksanaan Program TBC di Kabupaten Buleleng.
Dalam rapat ini disampaikan beberapa hasil dan poin penting, antara lain pemberian arahan terkait mekanisme pengiriman sampel dahak melalui PT Pos yang disampaikan langsung oleh narasumber dari PT Pos Indonesia, guna memastikan pengiriman sampel berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar. Selain itu, dibahas pula upaya integrasi data Tuberkulosis (TB) sebagai langkah strategis untuk mendukung pelacakan kasus serta pengelolaan pasien TBC yang lebih efektif dan terkoordinasi. Integrasi data diharapkan dapat meningkatkan akurasi pelaporan dan pengambilan keputusan program.
Rapat juga menegaskan kembali kepada seluruh petugas laboratorium mengenai pentingnya evaluasi triwulanan, khususnya kewajiban penginputan data setiap triwulan. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan uji silang pada aplikasi e-TB 12 guna menjamin kualitas dan validitas data program TBC. Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng berharap sinergi antar petugas laboratorium dan pengelola program TBC semakin kuat, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian TBC di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.