Dalam upaya meningkatkan
deteksi dini dan penanganan ibu hamil risiko tinggi, dilaksanakan kegiatan kunjungan
spesialistik Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) di Puskesmas
Banjar I, Jumat (11/9). Kegiatan menghadirkan dr. Komang Hendra Prasetyawan,
M.Biomed., SpOG., untuk melakukan skrining dan evaluasi terhadap ibu hamil
risiko tinggi (bumil resti).
Kegiatan ini bertujuan
untuk meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko kehamilan,
melakukan penilaian kondisi ibu dan janin, serta menentukan tindak lanjut yang
sesuai guna mencegah terjadinya komplikasi maternal maupun perinatal. Dalam
kegiatan tersebut, sebanyak 12 ibu hamil risiko tinggi mendapatkan pelayanan
yang meliputi anamnesis, pemeriksaan obstetri, penilaian faktor risiko
kehamilan, pemeriksaan penunjang sesuai indikasi, serta konsultasi dan edukasi
kepada ibu hamil.
Dari hasil evaluasi,
terdapat 6 ibu hamil yang memerlukan evaluasi dan tindak lanjut oleh dokter
spesialis Obgyn. Faktor risiko yang ditemukan meliputi 6 kasus risiko
preeklamsia, 3 kasus grande multipara, 1 ibu hamil dengan disabilitas, serta 2
ibu hamil dengan faktor risiko usia. Ibu hamil yang memiliki faktor risiko atau
membutuhkan penanganan lebih lanjut mendapatkan rekomendasi tata laksana dan
rencana pemantauan sesuai dengan kondisi masing-masing. Hasil skrining juga
didokumentasikan untuk memastikan kesinambungan pemantauan selama masa
kehamilan.
Selain memberikan pelayanan
klinis, kunjungan spesialistik ini menjadi sarana koordinasi antara dokter
spesialis Obgyn dengan tenaga kesehatan Puskesmas dalam memperkuat sistem
rujukan dan pemantauan ibu hamil risiko tinggi. Setiap ibu hamil mendapatkan
tindak lanjut berdasarkan tingkat risikonya. Apabila ditemukan kondisi yang
membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien akan diarahkan untuk mendapatkan
pelayanan di fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan dan layanan spesialistik
sesuai kebutuhan.
Melalui kunjungan spesialistik secara berkala, diharapkan deteksi dan penanganan faktor risiko kehamilan dapat dilakukan sedini mungkin. Kolaborasi antara dokter spesialis, tenaga kesehatan Puskesmas, serta ibu dan keluarga menjadi bagian penting dalam mencegah komplikasi kehamilan sekaligus mendukung terwujudnya persalinan yang aman dan peningkatan kesehatan ibu serta bayi di Kabupaten Buleleng.