UPTD Laboratorium Kesehatan
Masyarakat (Labkesmas) Buleleng melaksanakan serangkaian kegiatan pelayanan
kesehatan dan pemeriksaan laboratorium pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan
tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung deteksi dini, pemantauan
kesehatan, serta pengendalian penyakit di Kabupaten Buleleng.
Salah satu kegiatan yang
dilaksanakan adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas
Seririt I yang diikuti oleh 17 pasien dan Puskesmas Banjar II yang diikuti oleh
18 pasien. Kegiatan Prolanis dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemantauan
kondisi kesehatan peserta serta mencegah terjadinya komplikasi pada penderita
penyakit kronis di wilayah kerja masing-masing puskesmas.
Selain mendukung kegiatan
Prolanis, UPTD Labkesmas Buleleng juga melaksanakan pemeriksaan terhadap pasien
poli peserta Prolanis sebanyak 2 orang pasien yang merupakan rujukan dari
praktik dokter mandiri. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari dukungan
pelayanan laboratorium dalam menunjang proses pemantauan dan penanganan
kesehatan pasien.
Pada aspek kesehatan
lingkungan, petugas juga melaksanakan pengambilan sampel air minum dan air
bersih di SPPG Buleleng Seririt. Pengambilan sampel dilakukan sebagai bagian
dari pemantauan kualitas air untuk mendukung penerapan standar kesehatan dan
keamanan lingkungan.
Sementara itu, dalam
mendukung program pengendalian Tuberkulosis (TB), UPTD Labkesmas Buleleng
menerima spesimen untuk pemeriksaan TB dari sejumlah puskesmas. Spesimen yang
diterima terdiri dari 2 sampel dari Puskesmas Buleleng I dan 10 sampel dari
Puskesmas Busungbiu II.
Melalui berbagai kegiatan
tersebut, UPTD Labkesmas Buleleng terus memperkuat peran pelayanan laboratorium
dalam mendukung program kesehatan masyarakat, mulai dari pemantauan penyakit
kronis, pemeriksaan penunjang pelayanan kesehatan, pengawasan kualitas lingkungan,
hingga mendukung upaya deteksi dan pengendalian TB.
Kegiatan pelayanan dan pemeriksaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung tersedianya data kesehatan yang akurat serta memperkuat upaya deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan di Kabupaten Buleleng.