Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng melaksanakan Workshop Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi tenaga
kesehatan (nakes) Puskesmas Angkatan II bertempat di Hotel Aneka Lovina, Rabu
(12/8). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid bekerja sama dengan Balai
Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Provinsi Bali dengan dukungan
pembiayaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik (DAK NF).
Workshop Angkatan II
tersebut diikuti oleh 50 peserta dari 10 Puskesmas di Kabupaten Buleleng.
Seluruh peserta juga telah memperoleh akses untuk mengikuti proses pembelajaran
melalui platform Pelataran Sehat, sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan
secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Pada hari pertama
pelaksanaan workshop, peserta mendapatkan materi dari Tim Pengajar Dinas
Kesehatan Provinsi Bali. Materi yang diberikan mencakup keterampilan
pengelolaan pelayanan kesehatan remaja di Posyandu, pelayanan bagi ibu hamil,
ibu menyusui dan ibu nifas, pelayanan bayi dan balita, serta komunikasi efektif
dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Pembekalan tersebut
diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mendukung
pelaksanaan pelayanan Posyandu yang semakin terintegrasi dan mampu menjangkau
seluruh kelompok sasaran di masyarakat.
Dalam pelaksanaan workshop,
terdapat sejumlah catatan penting yang menjadi bahan evaluasi dan penguatan
tindak lanjut. Berbagai catatan tersebut selanjutnya akan dirumuskan dan
dituangkan dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai acuan dalam meningkatkan
kualitas pembinaan dan pelayanan Posyandu di wilayah Kabupaten Buleleng.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas, sehingga mampu memberikan pembinaan yang optimal dan mendukung pelayanan Posyandu yang berkualitas, efektif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.