Senin (28/9), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan (Promkes) dan
PM terus mendorong penggerakan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk
menerapkan perilaku hidup sehat sejak dini. Upaya tersebut dilakukan melalui
kegiatan kampanye kesehatan dan penggerakan masyarakat yang dilaksanakan di SMP
Negeri 8 Singaraja.
Kegiatan diikuti oleh
sekitar 150 peserta yang terdiri dari siswa dan guru. Dalam kegiatan tersebut,
peserta mendapatkan edukasi mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
yang diimplementasikan melalui Gerakan Sekolah Sehat dengan lima indikator
utama, yaitu sehat fisik, sehat bergizi, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat
lingkungan.
Selain edukasi mengenai
perilaku hidup sehat, kegiatan juga memberikan perhatian khusus terhadap
kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Materi tersebut
disampaikan oleh narasumber dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Buleleng,
dr. Putu Sukedana.
Diskusi berlangsung secara
antusias dan interaktif. Para siswa diberikan ruang untuk menyampaikan
pertanyaan serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi
pada usia remaja.
Dari pelaksanaan kegiatan
tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya penguatan
dukungan kesehatan jiwa bagi remaja di lingkungan sekolah. Tidak semua
permasalahan yang dihadapi remaja dapat disampaikan secara terbuka, sehingga
keberadaan layanan atau sesi konseling yang mudah diakses dan ramah remaja
dinilai penting sebagai ruang yang aman bagi siswa untuk mendapatkan
pendampingan.
Melalui kegiatan ini, Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah
yang mendukung kesehatan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek fisik dan
gizi, tetapi juga kesehatan jiwa, imunisasi, serta kesehatan lingkungan.
Penguatan Gerakan Sekolah Sehat diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran remaja untuk menjaga kesehatan diri, menjauhi NAPZA, serta berani mencari bantuan ketika menghadapi persoalan yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan mereka.