(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinkes Buleleng Laksanakan Bimtek Posyandu dan Uji Coba Survei Perilaku Hidup Sehat di Sukasada

Admin dinkes | 22 September 2026 | 14 kali

Selasa (22/9), Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes dan PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu dan pendampingan uji coba survei Perilaku Hidup Sehat (PHS) di wilayah kerja Puskesmas Sukasada II.

Kegiatan diawali dengan Bimtek bersama petugas Promkes Puskesmas Sukasada II terkait pelaksanaan Posyandu di wilayah kerja puskesmas. Selain penguatan teknis, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Poskesdes Desa Pegayaman untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan dan aktivitas Posyandu di wilayah tersebut.

Selanjutnya, Tim Promkes dan PM melaksanakan uji coba kuesioner PHS di Desa Ambengan sebagai salah satu wilayah sampling. Sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) menjadi sasaran sampel, terdiri dari 10 KK di Dusun Jembong dan 10 KK di Dusun Bukitbalu. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik interval berdasarkan jumlah KK di masing-masing dusun.

Dalam pelaksanaan uji coba, sebanyak 17 KK telah berhasil mengisi kuesioner, sementara 3 KK lainnya akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan pendampingan petugas Promkes Puskesmas Sukasada II. Data hasil survei selanjutnya langsung dimasukkan melalui aplikasi Linktree Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Pelaksanaan survei di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala teknis, antara lain keterbatasan kemampuan penggunaan telepon seluler pada sebagian responden, koneksi internet yang kurang lancar, serta kapasitas penyimpanan Google Drive responden yang penuh sehingga menghambat proses pengisian kuesioner.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan kapasitas petugas Promkes sekaligus memastikan pelaksanaan uji coba survei PHS dapat berjalan sesuai mekanisme. Data yang diperoleh diharapkan dapat mendukung pemetaan perilaku kesehatan masyarakat dan menjadi bahan dalam penyusunan strategi promosi kesehatan yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan pendampingan dan pengumpulan data akan terus dilanjutkan untuk memastikan seluruh sasaran sampel dapat terdata secara lengkap dan akurat.