Dalam rangka meningkatkan
kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan angka kematian
maternal dan perinatal, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Kerja
Kesehatan Ibu dan Anak melaksanakan kegiatan Diseminasi Hasil Audit Maternal Perinatal
Surveilans Respons (AMPSR) pada Jumat, 13 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh
120 orang peserta yang terdiri dari Bidan Koordinator (Bikor), Pengelola
Program Kesehatan Anak, Tenaga Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Murni, Tim
Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), serta Tim Jaga UGD dari
masing-masing puskesmas se-Kabupaten Buleleng.
Kegiatan diseminasi dibuka
langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten
Buleleng. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit (P2), Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, serta perwakilan
dari Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) sebagai bentuk dukungan lintas bidang
dalam penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan diseminasi
ini disampaikan beberapa poin penting sebagai tindak lanjut hasil Audit
Maternal Perinatal Surveilans Respons (AMPSR), antara lain:
1. Penguatan
penatalaksanaan Manajemen Aktif Kala III dan Kala IV dalam pelayanan persalinan
sebagai upaya pencegahan komplikasi maternal.
2. Penguatan
mekanisme output pengiriman dan pengemasan sampel untuk pemeriksaan konfirmasi
pada bayi baru lahir.
3. Pelaksanaan
verifikasi dan validasi data kematian maternal dan perinatal oleh Dinas
Kesehatan Provinsi Bali.
Melalui kegiatan diseminasi
hasil AMPSR ini diharapkan seluruh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan
kesehatan tingkat pertama semakin meningkatkan kualitas pelayanan maternal dan
neonatal secara komprehensif dan terstandar guna mendukung percepatan penurunan
angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Buleleng.