Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., secara resmi membuka Pelatihan Manajemen Puskesmas Se-Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang diselenggarakan di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali pada Senin (23/2). Pelatihan yang akan berlangsung hingga 5 Maret 2026 ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola layanan kesehatan di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan pertama, khususnya dalam meningkatkan efektivitas manajemen serta kapasitas kepemimpinan di lingkungan Puskesmas.
Dalam sambutannya, dr. Sucipto yang juga hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan sangat bergantung pada kualitas manajemen dan kepemimpinan di tingkat Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui materi bertajuk Puskesmas Leadership Excellence, dr. Sucipto menekankan pentingnya peran pimpinan Puskesmas dalam menggerakkan seluruh elemen organisasi guna mencapai standar pelayanan yang optimal, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sementara
itu, Kepala UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Sinta Javani, SST,
MAP, dalam laporannya menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti
rangkaian pelatihan dengan disiplin dan tertib. Ia juga menjelaskan bahwa
pelatihan ini dirancang secara komprehensif guna membekali para pengelola
Puskesmas dengan kompetensi utama dalam penyelenggaraan layanan kesehatan.
Adapun
materi yang diberikan dalam pelatihan ini meliputi kepemimpinan dan manajemen
Puskesmas, tata kelola keuangan, manajemen sumber daya, manajemen kesehatan
masyarakat, manajemen pemberdayaan masyarakat, serta manajemen mutu pelayanan
kesehatan sesuai dengan regulasi dan standar akreditasi yang berlaku.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kapasitas manajerial, integritas, serta inovasi dalam pelayanan publik di masing-masing wilayah kerja Puskesmas. Pelatihan Manajemen Puskesmas Tahun 2026 ini diharapkan dapat memberikan output nyata berupa peningkatan kinerja Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak langsung dari layanan kesehatan yang semakin profesional, efektif, dan terorganisir.