Dalam upaya meningkatkan
kualitas pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, Bidang Pelayanan Kesehatan
Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melaksanakan pertemuan evaluasi mutu dan
Program Peningkatan Keselamatan Pasien (PPS) Tahun 2025 sekaligus pembahasan
percepatan akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, Kamis
(26/3). Kegiatan ini dihadiri oleh penanggung jawab Klinik Pratama, Klinik
Utama se-Kabupaten Buleleng, serta perwakilan puskesmas.
Pertemuan yang dilaksanakan
bertempat di Aula Dinas Kesehatan ini menjadi forum strategis untuk
mengevaluasi pelaksanaan indikator mutu pelayanan serta memperkuat komitmen
fasilitas kesehatan dalam mendukung peningkatan keselamatan pasien secara
berkelanjutan.
Berdasarkan hasil evaluasi,
masih terdapat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian bersama, di antaranya
masih terdapat kekeliruan dalam perhitungan besar sampel dan jumlah sampel pada
laporan Indikator Nasional Mutu (INM), laporan Program Peningkatan Keselamatan
Pasien (PPS) belum dikirim secara rutin, beberapa klinik belum menyampaikan
laporan Indikator Kepatuhan Pelayanan (IKP) dan INM secara berkala, serta masih
terdapat 7 klinik yang belum terakreditasi.
Melalui pertemuan ini,
klinik dan puskesmas menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kepatuhan
pelaporan serta percepatan pemenuhan standar mutu layanan kesehatan. Adapun
komitmen yang disepakati meliputi:
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang profesional, terstandar, dan berorientasi pada keselamatan pasien bagi masyarakat Kabupaten Buleleng.