(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng Ikuti Edukasi Pemahaman Vaksin HPV pada Anak Laki-laki, Persiapkan Perluasan Program Imunisasi Nasional

Admin dinkes | 01 Juli 2026 | 68 kali

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi mengenai pemahaman vaksin HPV (Human Papillomavirus) pada anak laki-laki yang diselenggarakan di Denpasar pada tanggal 1 Juli 2026. Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dalam mendukung persiapan perluasan program imunisasi HPV di tingkat nasional.

Delegasi dari Kabupaten Buleleng yang hadir terdiri dari Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi (Survim), Promkes, dan Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, serta perwakilan dari Puskesmas Seririt 1 dan Puskesmas Sawan 1. Kehadiran lintas tim kerja ini menjadi bentuk kesiapan Kabupaten Buleleng dalam menyongsong pelaksanaan program imunisasi HPV ke depannya.

Dalam kegiatan ini dipaparkan mengenai perluasan program imunisasi HPV satu dosis yang mulai diberlakukan pada tahun 2026 untuk anak laki-laki usia 11 tahun atau setara kelas 5 SD. Program ini pada tahap awal akan dilaksanakan di 3 provinsi, yaitu DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bali, dengan rencana perluasan secara nasional secara bertahap hingga tahun 2029–2030, termasuk peningkatan cakupan imunisasi pada kelompok umur wanita dewasa.

Selain itu, disampaikan pula bukti keamanan dan efektivitas vaksin HPV, termasuk data penurunan angka infeksi dan kanker serviks di berbagai negara yang telah menerapkan program ini. Ditegaskan bahwa pemberian vaksin HPV tidak memerlukan skrining riwayat hubungan seksual terlebih dahulu, kecuali pada kondisi khusus seperti individu imunokompromais atau kelompok usia dewasa.

Adapun tantangan utama yang perlu menjadi perhatian bersama adalah edukasi kepada masyarakat serta penanganan mis/disinformasi yang beredar terkait vaksin HPV, di samping upaya menjangkau anak-anak yang tidak bersekolah agar tetap mendapatkan akses imunisasi.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, komunikasi pra-bias (pre-bunking) kepada masyarakat, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah agar program imunisasi HPV ini dapat berjalan optimal di wilayah Kabupaten Buleleng.