(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Kampanye Hidup Sehat di SMK Negeri Bali Mandara: Menuju Sekolah Sehat Bersama YCUI Buleleng

Admin dinkes | 26 Mei 2026 | 131 kali

Kampanye Hidup Sehat di SMK Negeri Bali Mandara: Wujudkan Sekolah Sehat Bersama YCUI Buleleng

Tim Promosi Kesehatan dan Penyakit Menular (Promkes & PM) bersama mitra potensial YCUI Buleleng menggelar Kampanye Hidup Sehat di SMK Negeri Bali Mandara. Kegiatan ini dihadiri 150 peserta yang terdiri dari murid, guru, staf, dan kepala sekolah  menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan berdaya.

Kampanye dilaksanakan menyesuaikan jadwal kegiatan sekolah, mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan edukasi kesehatan yang tidak mengganggu proses belajar mengajar, namun tetap memberikan dampak yang bermakna bagi seluruh warga sekolah.

Sosialisasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS)

Sebagai materi pembuka, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai Gerakan Sekolah Sehat (GSS) sebuah program nasional yang mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat secara menyeluruh. GSS bertumpu pada lima pilar utama, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan. Kelima pilar ini menjadi pedoman bagi sekolah dalam membangun budaya hidup sehat yang terintegrasi, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, perlindungan melalui imunisasi, kesehatan mental, hingga pemeliharaan lingkungan sekitar.

Senam dan Makan Buah Bersama

Materi sosialisasi diperkuat dengan aksi nyata melalui gerakan senam bersama yang diikuti antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan makan buah bersama sebagai bentuk praktik langsung dari pilar sehat bergizi dan sehat fisik. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hidup sehat bisa dimulai dari kebiasaan sederhana yang menyenangkan.

Edukasi HIV/AIDS dan Dialog Bersama ODHIV

Sesi penutup menghadirkan materi dari YCUI Buleleng tentang HIV/AIDS  mulai dari pengenalan virus, cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya sikap tidak mendiskriminasi penderita. Materi disampaikan dengan pendekatan yang informatif dan terbuka, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama kelompok ODHIV (Orang Dengan HIV).

Dialog langsung dengan kelompok ODHIV memberikan perspektif yang autentik kepada peserta, membangun empati, menghapus stigma, dan mendorong pemahaman bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama tanpa diskriminasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga SMK N Bali Mandara semakin tergerak untuk menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian, sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya.