Kamis (10/9), Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., hadir langsung
sebagai mentor dalam Seminar Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I
Tahun 2026 yang diikuti oleh dr. Dewa Putu Merta Suteja, M.A.P. Kegiatan
berlangsung di Kantor UPTD Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia, BKPSDM
Provinsi Bali.
Seminar tersebut menjadi momentum bagi para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator untuk memaparkan sekaligus menguji implementasi inovasi pelayanan publik yang dirancang melalui Laporan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi.Salah satu inovasi yang dipresentasikan dalam kegiatan tersebut adalah SIPANDI (Sistem Pelaporan Pelayanan Kesehatan Tradisional) yang digagas oleh dr. Dewa Putu Merta Suteja, M.A.P.
Melalui SIPANDI, diharapkan
proses pendataan dan pelaporan pelayanan kesehatan tradisional dapat dilakukan
secara lebih optimal, terstruktur, dan mendukung tersedianya data yang lebih
akurat sebagai dasar dalam peningkatan pelayanan kesehatan tradisional di
masyarakat.
Kehadiran dr. Sucipto
sebagai mentor menjadi bentuk dukungan dan komitmen pimpinan terhadap inovasi
yang dikembangkan oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Pendampingan
tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam memastikan aksi perubahan dapat
diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi organisasi
maupun masyarakat.
Dalam seminar tersebut, Ida
Bagus Gede Sudarsana, S.H., selaku penguji, memberikan apresiasi terhadap
inovasi SIPANDI yang dipresentasikan. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi
peserta dalam menindaklanjuti aksi perubahan setelah pelaksanaan seminar.
“Jangan sampai aksi
perubahan berhenti pada tahap seminar. Inovasi yang sudah dirancang harus terus
ditindaklanjuti dan diimplementasikan di lingkungan organisasi sehingga mampu
memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” demikian
arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui dukungan pimpinan dan komitmen pelaksana, SIPANDI diharapkan tidak hanya menjadi sebuah inovasi dalam rangka memenuhi tahapan Pelatihan Kepemimpinan Administrator, tetapi dapat berkembang menjadi sistem yang berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan data dan pelaporan pelayanan kesehatan tradisional di Kabupaten Buleleng.