Rabu (14/1), Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., secara resmi membuka
Pertemuan Evaluasi Capaian Indikator Program Kesehatan Lansia Tahun 2026 yang
berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini
bertujuan untuk mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun strategi
peningkatan pelayanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia) di Kabupaten
Buleleng.
Dalam sambutan
pembukaannya, dr. Sucipto menyampaikan arahan sekaligus apresiasi atas
pelaksanaan Program Lansia selama ini. Ia menekankan beberapa hal penting yang
menjadi perhatian bersama dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan
lansia ke depan.
Pertama, peningkatan
kualitas input data. Kepala Dinas menegaskan pentingnya keakuratan dan
kelengkapan data lansia sebagai dasar perencanaan, monitoring, dan evaluasi
program. Seluruh jajaran diminta untuk lebih cermat dan konsisten dalam
melakukan penginputan data agar kebijakan yang diambil dapat lebih tepat
sasaran.
Kedua, penguatan koordinasi
dengan pemerintah desa dan kader kesehatan. Disampaikan bahwa keberhasilan
pelaksanaan Posyandu Lansia sangat bergantung pada sinergi lintas sektor. Oleh
karena itu, koordinasi dengan pemerintah desa serta peran aktif kader di
lapangan perlu terus ditingkatkan agar pelayanan kesehatan lansia dapat
menjangkau seluruh sasaran secara optimal.
Ketiga, apresiasi terhadap
capaian Program Lansia Tahun 2025. Di akhir sambutannya, dr. Sucipto
menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak
yang telah berkontribusi dalam pencapaian kinerja Program Lansia Tahun 2025.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk
terus berinovasi dan meningkatkan kinerja di tahun 2026.
Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat struktural Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, koordinator program terkait, serta perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Buleleng yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program kesehatan lansia.