Kamis (22/1), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng menggelar pertemuan evaluasi Capaian Indikator
Program Gizi Tahun 2025. Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P ini berlangsung di
ruang rapat dinas setempat, dihadiri oleh perwakilan dari tingkat provinsi
hingga pelaksana program di puskesmas.
Pertemuan ini dihadiri oleh
sejumlah pejabat kunci, antara lain Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas)
Provinsi Bali, dr. Putu Astri Dewi Miranti, MPH; Kasie Kesehatan Keluarga dan
Gizi (Kesga Gizi) Provinsi Bali, dr. Agus Putu Agung, MAP; serta Kabid Kesmas
Kabupaten Buleleng, Ni Luh Putu Withari, S.Tr.Keb., S.KM., M.AP. beserta staf;
Seluruh pemegang program gizi dari setiap puskesmas se-Kabupaten Buleleng juga
turut hadir dalam pertemuan penting ini.
Dalam sambutan
pembukaannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menyampaikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga gizi, petugas puskesmas, dan tim kerja
dinas kesehatan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atas kerja keras yang
telah diberikan sepanjang tahun 2025. Beliau menekankan pentingnya untuk
menyisir kembali data hasil penimbangan balita (Evaluasi Program Penanggulangan
Gangguan Gizi Balita dan Masyarakat/EPPGBM), memastikan kesinkronan data mulai
dari tingkat desa hingga kabupaten, serta mengidentifikasi kendala-kendala di
lapangan yang selama ini menghambat proses pelaporan.
Sementara itu, Kabid Kesmas
Provinsi Bali, dr. Putu Astri Dewi Miranti, MPH, dalam sambutannya
mengapresiasi capaian luar biasa hasil pengukuran serentak di Kabupaten
Buleleng yang telah mencapai 99%. Beliau juga mengingatkan seluruh peserta
mengenai pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang (PMT) yang menjadi fokus
perhatian nasional dan daerah. “Tahun 2025 ini menjadi tahun audit untuk PMT
Lokal dari Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan, berdasarkan hasil rapat
koordinasi sebelumnya,” tegasnya. Di akhir sambutan, beliau memberikan motivasi
dan semangat kepada seluruh pemegang program gizi untuk terus berkomitmen
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program gizi yang
berkualitas.
Pertemuan ini diharapkan
dapat menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi, memperbaiki sistem
pelaporan, dan mengatasi tantangan di lapangan guna mempercepat penurunan angka
stunting dan masalah gizi lainnya di Kabupaten Buleleng, sejalan dengan target
pembangunan kesehatan tahun 2025.